Minggu, 29 Desember 2024 13:34:28 WIB
Perencana Ekonomi Terkemuka Tiongkok Membentuk Departemen untuk Meningkatkan Perekonomian Dataran Rendah
Ekonomi
AP Wira
Ilustrasi, Tahun ini, untuk pertama kalinya, istilah "ekonomi dataran rendah" dimasukkan dalam laporan kerja pemerintah Tiongkok/foto Shine
BEIJING, Radio Bharata Online - Perencana ekonomi terkemuka Tiongkok telah membentuk sebuah departemen untuk mendukung perkembangan ekonomi dataran rendah yang sedang berkembang, seiring negara tersebut berupaya untuk mendorong pendorong pertumbuhan baru.
Departemen baru ini, di bawah Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, bertanggung jawab untuk merumuskan dan mengatur pelaksanaan rencana pembangunan strategis serta jangka menengah dan jangka panjang, memberikan rekomendasi kebijakan, dan mengoordinasikan isu-isu utama yang berkaitan dengan perekonomian dataran rendah. , menurut NDRC.
Departemen tersebut baru-baru ini mengadakan simposium tentang kemajuan pembangunan infrastruktur dataran rendah dan sistem jaringan cerdas di dataran rendah, menurut pembaruan terkini di situs web NDRC.
Langkah ini dilakukan di tengah upaya intensif pemerintah untuk memanfaatkan perekonomian dataran rendah, yang mengacu pada kegiatan ekonomi dan industri yang berpusat pada kendaraan udara berawak dan tak berawak yang beroperasi di wilayah udara yang biasanya berada dalam jarak 1.000 meter di atas permukaan tanah.
Industri ini berkembang pesat di Tiongkok, dengan lebih dari 50.000 perusahaan terlibat dalam bisnis terkait pada bulan September, menurut data dari CCID Consulting. Perusahaan memperkirakan skala perekonomian dataran rendah di negara tersebut mencapai lebih dari 670 miliar yuan (US$93 miliar) pada saat ini. tahun, dengan proyeksi melebihi 1 triliun yuan pada tahun 2026.
Tahun ini, untuk pertama kalinya, istilah "ekonomi dataran rendah" dimasukkan dalam laporan kerja pemerintah Tiongkok. Tiongkok akan mengembangkan penerbangan umum dan ekonomi dataran rendah, berdasarkan resolusi utama yang diadopsi pada sidang pleno ketiga bertema reformasi. Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok ke-20 pada bulan Juli.
Beijing, Shanghai, Shenzhen, Suzhou, dan puluhan kota lainnya telah mengumumkan kebijakan yang mendukung untuk mengembangkan perekonomian dataran rendah.
Infrastruktur dan sistem layanan penerbangan untuk sektor ini akan terus meningkat secara bertahap selama beberapa tahun ke depan, didorong oleh kemajuan dalam teknologi jaringan cerdas dan penguatan praktik manajemen, menurut CCID Consulting. [Shine]
Komentar
Berita Lainnya
Investasi Banyak Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius Ekonomi
Selasa, 4 Oktober 2022 18:8:39 WIB
Perdagangan Jerman mengalahkan ekspektasi pada Agustus , meski ekonomi melambat Ekonomi
Rabu, 5 Oktober 2022 18:2:24 WIB
Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi
Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB
Pakar: Tren konsumsi sehat mencerminkan kepercayaan konsumen yang kuat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:14:0 WIB
Perkiraan uang penjualan pembuat chip TSMC, persaingan melambat Ekonomi
Jumat, 7 Oktober 2022 19:44:54 WIB
Mentan-Menkeu G20 & Bank Dunia Kumpul di AS, Cari Solusi Atasi Krisis Pangan Ekonomi
Rabu, 12 Oktober 2022 9:9:53 WIB
Lebih dari Setengah Mobil Baru akan Menggunakan Listrik pada Tahun 2025 Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:21:32 WIB
Tibet Melihat Pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Tahunan Dua Digit Ekonomi
Kamis, 13 Oktober 2022 21:23:14 WIB
Gara-gara Hujan, Petani Risau Harga Cabai dan Beras Naik Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:37:6 WIB
PLN: Infrastruktur Listrik Kereta Cepat Rampung Juni 2023 Ekonomi
Sabtu, 15 Oktober 2022 8:43:54 WIB
Antisipasi Resesi Gelap, Sandiaga Uno: Perkuat UMKM dan Kolaborai Ekonomi
Minggu, 16 Oktober 2022 18:8:23 WIB
Huawei akan mendirikan pusat layanan cloud Eropa pertama di Irlandia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB
14 Negara Tandatangani 100 Kerja Sama Dagang dengan Indonesia Ekonomi
Kamis, 20 Oktober 2022 15:36:8 WIB
Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen pada Kuartal III 2022 Ekonomi
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:45:9 WIB